PPK Pengadaan Tanah BWS Tegaskan, Penanganan Damsos dan APL Bendungan Ameroro sedang Berproses

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Balai Wilayah Sungai (BWA) Sulawesi IV Kendari, Fernando Siagian. Foto: Istimewa.

Simpulsultra, Konawe — Dibangun di atas lahan seluas 503 hektare, pembangunan Bendungan Ameroro, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) bertujuan untuk penyediaan air lahan pertanian, pengendalian banjir, PLTA dan PDAM.

Pembangunan bendungan yang berada di Kecamatan Uepai menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN), dan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam proses pembangunannya, sejumlah tenaga lokal dan non lokal telah terserap sebagai tenaga kerja.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Balai Wilayah Sungai (BWA) Sulawesi IV Kendari, Fernando Siagian mengungkapkan, saat ini proses penyelesaian ganti rugi lahan APL dan pemberian santunan dampak sosial (Damsos) kemasyarakatan bagi warga penggarap di kawasan hutan masih terus berlangsung.

“Proses pengadaan tanah di lokasi APL dan penanganan Damsos masih on progres sesuai timeline saat ini tahap penilaian oleh tim Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dengan melakukan pengolahan dan sinkronisasi data pasca turun lapangan kemarin,” ungkap Fernando

Untuk diketahui, Bendungan Ameroro direncanakan akan diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, Senin (13/5/2024).