Terobos Barisan Paspampres, Mantan ASN di Konawe Tarik Presiden Jokowi Pertanyakan Gaji yang Tak Dibayarkan

Insiden penarikan Presiden Jokowi dalam sesi wawancara di lobi RSUD Konawe. Foto: Istimewa.

Simpulsultra, Konawe — Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) diwarnai sebuah kejadian tak mengenakan, Selasa (14/5/2024).

Seorang pria tiba-tiba saja menerobos barisan pasukan pengamanan presiden (Paspampres), dan menarik Presiden Jokowi. Insiden tak mengenakan itu terjadi saat presiden tengah melakukan sesi wawancara dengan awak media di lobi RSUD Konawe.

Berdasarkan rekaman video yang diterima media ini, pria tersebut mengadukan perihal gajinya yang belum dibayarkan.

“Pak gaji saya ditahan pak, sudah 6 tahun pak,” ujar pria itu.

Dari informasi yang dihimpun simpulsultra, pria tersebut bernama Muhyuddin warga Desa Awuliti, Kecamatan Lambuya.

Muhyuddin diketahui merupakan mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Konawe, yang pada 2018 silam dirinya diberhentikan dari jabatannya sebagai Sekdes dan juga status ASN-nya dicopot.

Pencopotan status ASN Muhyuddin berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), karena pria berusia 49 tahun itu diduga melakukan pemalsuan data saat diangkat sebagai ASN pada 2010 silam.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri PUPR, Pj Gubernur Sultra mengunjungi Kabupaten Konawe untuk melalukan sejumlah kegiatan, salah satunya meresmikan Bendungan Ameroro.