Ridwan Bae Sebut Ruksamin Berpotensi Menjadi Usungan Golkar di Pilgub Sultra 2024

Kearaban Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Sultra, Ridwan Bae dan Calon Gubernur Sultra, Ruksamin dalam acara Temu Kader Golkar Sultra. Foto: Istemewa.

Simpulsultra, Kendari — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Sulawesi Tenggara (Sultra) 2024, sejumlah partai politik (parpol) telah menyatakan diri berkoalisi baik dengan partai maupun figur calon pemimpin, salah satunya Partai Golkar.

Ridwan Bae yang merupakan Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Sultra telah menyebut, bahwa Ruksamin berpotensi akan diusung oleh partainya dalam kontestasi Pilgub 27 November 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Ridwan Bae usai Temu Kader yang turut dihadiri olej Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung di Hotel Swisbell Kendari, pada Senin (3/6/2024).

Namun, tak hanya Ruksamin, Ridwan juga menyebut sejumlah politisi lain juga yakni Tina Nur Alam, Kery Saiful Konggoasa, Lukman Abunawas, dan Andi Sumangerukka.

“Ruksamin salah satu, Bu Tina (Nur Alam) juga berpotensi, kemudian ada juga Lukman Abunawas, tapi kan tidak mungkin Lukman Abunawas pindah ke Golkar, dia kan PDI-P, ada Kery, dan Andi Sumangerukka,” ungkap Ridwan Bae.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini bilang, sejumlah kandidat itu berpotensi diusung Partai Golkar di Pilgub Sultra jika dirinya tak maju dalam kontestasi lima tahunan itu.

Meski begitu, untuk diusung Partai Golkar, sejumlah politisi tersebut harus pindah ke partai besutan Airlangga Hartarto tersebut.

Hal itu juga berdasarkan arahan Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung saat temu kader di Hotel Swisbell Kendari, pada Senin, 3 Juni 2024.

“Bahwa (politisi) yang non-kader Golongan Karya mau maju (calon) gubernur yang dicalonkan Partai Golkar harus menjadi kader Golongan Karya. Kalau pilihannya mereka jadi kader Golkar, kan pilihannya banyak yang berpotensi juga,” ujarnya.

Jika pun dirinya tak maju sebagai Calon Gubernur Sultra, ia juga menjagokan Ketua DPD II Golkar Sultra, Hery Asiku yang berpotensi kuat menggantikan dirinya. “Ada Hery Asiku, kan Hery Asiku juga kuat dia,” tegasnya.